
Acara ini akan dilaksanakan pada malam 14 Maret 2008 (13 Maret, Kamis malam) yang bertempat di Gumuk Kerang. Kegiatan ini memang diperuntukkan khusus bagi seluruh anggota Mahapena. Karena pada renungan ini adalah ajang untuk intropeksi diri bagi Mahapena begitu juga orang-orang yang beraktifitas didalamnya. Tentunya dalam renungan ini diharapkan nantinya akan ada perbaikan untuk Mahapena kedepan setelah melakukan evaluasi diri.
Mengevaluasi dan menilai diri sendiri adalah sulit, apalagi berubah menjadi lebih baik. Namun tidak ada yang tidak mungkin jika ada tekad untuk sungguh-sungguh melakukannya. Karena tidak akan ada perbaikan sebuah kesalahan, jika tidak ada evaluasi. Ibarat wanita cantik, dia tidak akan tahu dirinya cantik atau tidak jika tidak pernah bercermin.
Jadi, renungan ini adalah ajang cerminan diri Mahapena. Jika sudah baik ,aka kebaikan itu patut untuk terus ditingkatkan, namun jika masih terdapat kekurangan ,maka wajib untuk diadakan perubahan yang lebih baik.
Tasyakuran
Kegiatan tasyakuran diselenggarakan sebagai wujud syukur Mahapena kepada Allah SWT. karena organisasi ini sadar akan kebesaran Sang Pencipta sesuai dengan kode etik Pecinta Alam dan juga AD/ART Mahapena. Tasyakuran ini akan dilaksanakan secara ekstern; artinya selain tasyakuran antar ang8gota Mahapena, acara ini nantinya juga akan dihadiri oleh stakeholders Mahapena.
Sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, tasyakuran akan dilaksanakan bertempat di Aula lt.1 FE Unej, Sabtu 22 Maret 2008.
Donor Darah
Selain mengadakan evaluasi diri dan syukuran, Mahapena juga tak lupa berbagi kebahagiaan dengan cara mengadakan kegiatan social. Bekerja sama dengan PMI cabang Jember, Mahapena memfasilitasi seluruh masyarakat umum maupun mahasiswa yang secara sukarela ingin menyumbangkan darahnya untuk kegiatan social dan kemanusiaan.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 24 maret 2008 bertempat di Aula lt. FE Unej ini bertujuan untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat dan mahasiswa untuk tetap meningkatkan rasa sosial dan kemanusiaannya. karena akhir-akhir ini seiiring perkembangan pesat era globalisasi, banyak lapisan masyarakat indonesia mulai tereduksi rasa sosial dan kemanusiaannya dan cenderung individualis
Tidak ada komentar:
Posting Komentar